Serangan jantung tidak lagi hanya mengintai lanjut usia. Dokter Spesialis Jantung RS Premier Surabaya, dr. Christian Pramudita Budianto, Sp.JP, Selasa (29/9/2026) menyebut kasus kini makin banyak menyerang warga berusia di bawah 40 tahun, terutama akibat gaya hidup tidak sehat.

Penjelasan itu dilaporkan beritajatim.com dan iNews Surabaya. Berikut rangkuman faktor pemicu, tanda yang perlu diwaspadai, dan layanan pemeriksaan yang disebut tersedia di Surabaya.

Mengapa serangan jantung usia muda perlu diwaspadai

Selama ini penyakit jantung kerap dianggap urusan kelompok lanjut usia. Kini, tulis iNews Surabaya, kasus pada mereka yang belum genap 40 tahun ikut menyita perhatian karena kejadiannya memang bisa terjadi.

Menurut dr. Christian, pergeseran pola hidup layak dicermati. Merokok berat, makan tidak sehat, dan obesitas disebut dapat mengerek risiko penyakit jantung pada usia produktif, yakni kelompok yang paling aktif bekerja dan beraktivitas.

Faktor gaya hidup pemicu serangan jantung usia muda

Menurut dr. Christian, penyebab paling sering pada usia di bawah 40 tahun adalah kebiasaan merokok berintensitas tinggi yang disertai gaya hidup tidak sehat, seperti obesitas.

“Rokok dengan intensitas tinggi, disertai gaya hidup tidak sehat seperti obesitas menjadi penyebab paling sering pada usia di bawah 40 tahun,”

— dr. Christian Pramudita Budianto, Sp.JP, Dokter Spesialis Jantung RS Premier Surabaya

Ia juga menyoroti kebiasaan minum kopi yang lazim di kalangan anak muda. Beritajatim.com menulis, kopi hitam murni tanpa campuran justru punya antioksidan yang menguntungkan aliran darah. Persoalan muncul ketika kopi ditambah gula, krimer, dan susu kental manis.

“Yang jahat itu kalau kopi dicampur gula, krimer, dan susu kental manis. Pendamping kopi seperti pisang goreng juga menaikkan kadar gula darah pemicu serangan jantung,”

— dr. Christian Pramudita Budianto, Sp.JP, Dokter Spesialis Jantung RS Premier Surabaya

Menurut iNews Surabaya, kopi manis yang dipasangkan dengan camilan kaya kalori akan menambah asupan gula dan kalori jika terlalu sering dinikmati. Jadi, yang disorot dokter bukan kopinya, melainkan tambahan gula dan pendamping berkalori tinggi.

Stres, kurang istirahat, dan nyeri dada yang diremehkan

Stres akibat beban kerja yang menumpuk juga dinilai turut mengganggu ritme tubuh. Menurut beritajatim.com, tekanan mental umumnya membuat orang kurang tidur dan tak lagi punya jeda istirahat yang cukup. Pekerjaan yang berat, tulis iNews Surabaya, bisa membuat seseorang memangkas waktu istirahat sehingga tubuh sulit pulih.

Dokter menegaskan stres pekerjaan bukan satu-satunya sebab. Serangan terjadi ketika kurang istirahat, akumulasi stres, dan gaya hidup buruk berpadu. Artinya, banyaknya pekerjaan saja tidak otomatis memicu serangan jantung.

“Nyeri dada karena sakit jantung itu sensasinya seperti ditindih barang berat. Jangan meremehkan hal ini, apalagi jika terjadi saat atau setelah beraktivitas fisik,”

— dr. Christian Pramudita Budianto, Sp.JP, Dokter Spesialis Jantung RS Premier Surabaya

Dr. Christian mengingatkan, anak muda sering menganggap enteng nyeri di dada yang muncul sesudah berolahraga atau bergerak aktif. Rasa sakit itu kerap dikira sekadar masuk angin atau pegal otot, padahal keluhan tersebut tidak boleh diabaikan.

Pemeriksaan bagi yang rutin berolahraga

Berolahraga secara rutin dan terukur dianjurkan demi kebugaran. Namun, orang yang berolahraga dengan intensitas tinggi, seperti voli atau lari, menurut dr. Christian wajib menjalani medical check up berkala karena serangan jantung bisa muncul mendadak seusai aktivitas fisik.

Agar deteksi lebih akurat, pasien bisa menjalani perekaman jantung, tes darah di laboratorium, dan treadmill test. Pencitraan jantung lewat CT scan maupun MRI juga tersedia.

Layanan jantung di RS Premier Surabaya

Menurut beritajatim.com, layanan medis di Jawa Timur kini disebut sanggup menangani kasus darurat secara menyeluruh, sehingga pasien dapat memperoleh perawatan setara rumah sakit internasional tanpa harus terbang ke luar negeri.

Beritajatim.com melaporkan, RS Premier Surabaya punya Heart and Vascular Center yang dilengkapi EKG, treadmill test, echocardiografi, Holter monitoring, CT Cardiac 512 slice, MRI Cardiac 3 Tesla, dan 2 Cath Lab. Rumah sakit itu juga punya tiga ruang operasi dan ICU untuk bedah jantung serta pemulihan pascaoperasi.

Menurut laporan yang sama, layanan bedah jantung rumah sakit tersebut masuk daftar Best Specialized Hospitals Asia Pacific 2026, di peringkat ke-67 Asia Pasifik dan urutan 1 di Indonesia. Informasi ini disampaikan dalam pemaparan pihak rumah sakit, bukan hasil verifikasi independen redaksi.

“Fasilitas kami di RS Premier Surabaya sangat lengkap mulai CT scan hingga pemasangan ring jantung,”

— dr. Christian Pramudita Budianto, Sp.JP, Dokter Spesialis Jantung RS Premier Surabaya

Ringkasan pesan dokter bagi warga

  • Kurangi kebiasaan merokok berat dan waspadai obesitas.
  • Batasi kopi bergula, krimer, susu kental manis, dan camilan manis pendampingnya.
  • Cukupi waktu istirahat dan kelola stres agar tidak menumpuk.
  • Jangan anggap remeh nyeri dada seperti ditindih benda berat, terutama saat atau setelah berolahraga.
  • Pegiat olahraga intensitas tinggi seperti voli atau lari perlu medical check up berkala.