PT Gaya Makmur Mobil (GM Mobil) meresmikan cabang barunya, GM Mobil Surabaya, di Jalan Raya Gilang Nomor 113, Desa Gilang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Seperti dilaporkan Surya.co.id, cabang ini berfokus pada FAW Truck dan XCMG.
Menurut laporan itu, pembukaan cabang dimaksudkan agar pelanggan di Jawa Timur serta daerah di sekitarnya lebih dekat dengan layanan kendaraan niaga dan alat berat.
Cabang baru GM Mobil di Sidoarjo
Peresmian dikemas dalam acara Grand Opening. Acara itu sekaligus menjadi ungkapan terima kasih bagi konsumen yang telah lama mengandalkan perusahaan untuk kebutuhan kendaraan niaga dan alat berat.
Dengan hadirnya fasilitas ini, pelayanan GM Mobil diharapkan lebih gampang dijangkau pelanggan dan dukungan yang diberikan menjadi lebih maksimal.
Menurut laporan tersebut, GM Mobil memasarkan FAW Truck dan XCMG di Indonesia sejak 2005. Produknya dipakai di sektor logistik, konstruksi, pertambangan, kehutanan, dan perkebunan.
Jaringan layanan dan target penjualan
Direktur Utama PT Gaya Makmur Mobil, Frankie Makaminang, menyebut perusahaannya kini menopang bisnis lewat 21 cabang dan 21 Parts & Service Center. Selain itu ada ratusan partshop yang tersebar di banyak daerah di Indonesia.
Jaringan itu, kata dia, penting agar produk, suku cadang, dan layanan purna jual selalu tersedia bagi pelanggan.
Ringkasan laporan Surya.co.id mencatat mitra toko suku cadang perusahaan di Pulau Jawa berjumlah lebih dari 500. Target penjualan tahun ini naik 30 persen menjadi 2.700 unit, dan perusahaan bercita-cita menjadi market leader dalam tujuh tahun.
Di Jawa Timur, GM Mobil sudah hadir di Probolinggo dan Tuban selain di Surabaya. Rencana ekspansi berikutnya mencakup Banyuwangi, lalu bergerak ke Cilacap.
Tantangan citra produk asal China
Frankie mengakui memasarkan produk asal China di Indonesia bukan perkara mudah. Ketika FAW Truck dan XCMG mulai diperkenalkan, anggapan negatif terhadap otomotif China masih menjadi hambatan.
Anggapan itu antara lain dipengaruhi pengalaman sepeda motor China yang sempat laris pada 2002-2003, namun banyak mereknya kemudian bangkrut. Bagi GM Mobil, hal itu menjadi pemicu untuk membuktikan mutu produknya.
Perusahaan yakin produk tersebut bermutu baik, dibuat BUMN China, dan bisa dipertanggungjawabkan. Frankie menyatakan unit yang dijual disesuaikan dengan kondisi Indonesia.
“Meski dari sananya sudah bagus, di Indonesia diperbaiki disesuaikan dengan kondisi jalan dan demografi Indonesia. Dan sampai sekarang, lini produk FAW Truck dan XCMG diterima dengan baik bahkan bisa bersaing dengan produk sejenis dari Jepang dan Eropa,”
— Frankie Makaminang, Direktur Utama PT Gaya Makmur Mobil



