Pameran haji dan umrah Islamic Travel Connect berlangsung di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya sejak Kamis (24/9) hingga Minggu (27/9). Pada Sabtu (26/9), penceramah Ustaz Marzuki Imron, yang dikenal sebagai Ustaz 'Naruto', mengisi kajian tentang makna ibadah umrah, seperti dilaporkan CNN Indonesia.

Acara ini diselenggarakan CNN Indonesia bersama CIMB Niaga Syariah. Bagi warga Surabaya yang sedang mencari paket perjalanan ibadah, pameran ini mempertemukan sejumlah agen perjalanan dengan calon jemaah di satu lokasi.

Pameran paket umrah dan diskon pembiayaan

Menurut CNN Indonesia, daya tarik utama pameran ini adalah program potongan harga. CIMB Niaga Syariah menyediakan potongan Rp3 juta bagi pendaftar porsi haji khusus dan diskon Rp2 juta untuk pembiayaan umrah.

Pengunjung yang bertransaksi memakai kartu CIMB Niaga Syariah juga berpeluang mendapat potongan hingga Rp4 juta. Selain paket ibadah, tersedia pula produk busana muslim dan kuliner di area pameran.

Kajian Ustaz Naruto: umrah tak harus dirayakan

Dalam kajiannya, Ustaz Marzuki menyoroti anggapan bahwa keberangkatan umrah harus disertai acara besar. Menurut dia, berangkat secara diam-diam tetap diperbolehkan dan tidak mengurangi nilai ibadah.

“Umrah ya umrah saja, ndak harus bikin pengajian.”

— Ustaz Marzuki Imron (Ustaz 'Naruto'), penceramah

Ia mengaku pernah berangkat dan pulang umrah tanpa diketahui tetangga. Meski begitu, ia tetap membagikan oleh-oleh berupa kurma, air zamzam, serta mukena dan sajadah sebagai wujud syukur kepada Allah.

Menolong tetangga dinilai lebih utama

Ustaz Marzuki lalu menyinggung isu di masyarakat tentang orang yang mampu umrah berkali-kali tetapi kurang peduli pada tetangga. Ia melontarkan pertanyaan kepada jemaah yang hadir.

“Lebih utama mana berangkat umrah atau menolong orang lain?”

— Ustaz Marzuki Imron (Ustaz 'Naruto'), penceramah

Untuk menjawabnya, ia menceritakan kisah di zaman Nabi Muhammad SAW. Seorang pria disebut mabrur oleh Rasulullah meski tidak berhaji pada tahun itu. Pria tersebut, kata sang ustaz, batal berangkat karena uang yang ia kumpulkan bertahun-tahun ia berikan untuk pengobatan tetangganya yang sakit parah.

Ustaz Marzuki juga menuturkan kisah seorang jemaah yang wafat di depan Kakbah saat berihram. Menurut penuturannya, sang istri kemudian teringat bahwa mereka pernah batal berhaji karena menyerahkan seluruh tabungan kepada tetangga yang sakit parah.

Sesi lain dan hiburan di panggung utama

Setiap hari, pameran menghadirkan sesi kajian dari sejumlah penceramah. Menurut daftar dalam laporan CNN Indonesia, mereka adalah Ustaz Misbahul Huda, Ustaz Heru Kusumahadi, Ustaz Moch Marzuki Imran, dan Ustaz Fathurrahman Masrukan.

Pengunjung juga dapat mengikuti gelar wicara bersama biro perjalanan, antara lain Shafira, Persada Indonesia, Ziarah Hati, dan Arminareka. Ada pula gelar wicara bersama mitra perbankan CIMB Niaga Syariah serta rekaman siaran siniar Panglima Ekspres.

Di panggung utama, tampil paduan suara Alazka Choir dan SD Al Azhar Kelapa Gading Surabaya, pertunjukan seni kopi atau latte art, serta musik dari Gendis Band. Rangkaian acara berjalan dari pagi hingga malam dan ditutup pada Minggu (27/9).