Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak warga memanfaatkan layanan servis sepeda motor gratis yang dijadwalkan digelar serentak di 350 sekolah menengah kejuruan (SMK) di 38 kabupaten/kota pada Kamis (8/10). Program ini menargetkan 8.100 motor dan menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, seperti dilaporkan detikJatim dan ANTARA Jatim.
Servis motor gratis di SMK: siapa yang bisa ikut
Kegiatan diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan melibatkan SMK berkonsentrasi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM). Masyarakat umum dapat datang ke bengkel SMK peserta yang paling dekat dari tempat tinggal.
Di tiap sekolah, pekerjaan servis ditangani siswa bersama guru mata pelajaran TSM dan tenaga profesional dari dunia industri. Dengan cara itu, siswa bisa belajar langsung sambil melayani kendaraan warga.
Sumber yang kami rujuk tidak merinci daftar sekolah peserta per daerah, jam layanan, maupun jenis perawatan yang digratiskan. Warga yang berminat sebaiknya memastikan informasi tersebut langsung ke sekolah yang dituju.
Data SMK dan target layanan per jenis sekolah
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jatim tahun pelajaran 2026/2027, ada 426 SMK dengan konsentrasi TSM di seluruh provinsi, terdiri atas 97 SMK negeri dan 329 SMK swasta. Total siswanya 57.094 orang.
Dari jumlah itu, 350 SMK ikut serta, yakni 97 negeri dan 253 swasta. Sekolah peserta memiliki 55.035 siswa TSM, dengan rincian 19.700 siswa di SMK negeri dan 35.335 siswa di SMK swasta.
SMK negeri ditargetkan melayani 2.795 motor, sedangkan SMK swasta 5.305 motor, sehingga totalnya 8.100 unit. Target terbesar ada di Kabupaten Malang dengan 689 unit, disusul Kabupaten Kediri 528 unit, Kabupaten Jember 429 unit, Kabupaten Tulungagung 408 unit, dan Kabupaten Banyuwangi 401 unit.
Tanggapan Khofifah soal pendidikan vokasi
Khofifah menyampaikan hal ini pada Rabu (7/10). Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan Nawa Bhakti Satya melalui program Jatim Cerdas: Pendidikan Berdampak. Menurut dia, pembelajaran di SMK diharapkan memberi pengalaman nyata bagi siswa sekaligus manfaat bagi masyarakat.
“Setiap peringatan Hari Jadi Jawa Timur harus menjadi pengingat bahwa seluruh potensi yang ada harus kembali untuk kemanfaatan masyarakat. Pendidikan vokasi adalah salah satu potensi besar kita. Servis sepeda motor gratis ini menjadi cara agar potensi itu bisa langsung dirasakan masyarakat,”
— Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur
Ia menilai keterlibatan SMK dalam melayani warga membuat pembelajaran vokasi lebih dekat dengan kebutuhan nyata. Siswa dapat mengasah kemampuan teknis, belajar bekerja sesuai prosedur, dan berkomunikasi dengan pemilik kendaraan.
“Vokasi itu harus dekat dengan praktik. Ketika mereka menangani sepeda motor masyarakat, mereka belajar mendiagnosis masalah, melakukan perawatan, bekerja sesuai prosedur, dan berkomunikasi dengan pemilik kendaraan. Pengalaman seperti ini penting untuk membentuk lulusan yang siap bekerja,”
— Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur
Khofifah juga berharap kegiatan ini memperkuat kedisiplinan dan rasa tanggung jawab siswa dalam memberi pelayanan. Ia mengajak masyarakat datang ke bengkel SMK peserta pada 8 Oktober, sekaligus mendukung proses belajar para siswa.



