Ledakan keras terjadi di kompleks Ruko San Antonio, kawasan Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Bangunan ruko serta kendaraan di depannya rusak, dan sejumlah orang dilaporkan terluka.

Penyebab ledakan masih diselidiki tim Inafis bersama petugas gabungan, seperti dilaporkan CNN Indonesia, detikJatim, Suara Surabaya, dan Surya.co.id.

Kronologi dan lokasi ledakan

Menurut keterangan Command Center 112 Surabaya yang dikutip CNN Indonesia, laporan ledakan di sebuah ruko Jalan Kalisari Utara diterima pukul 07.11 WIB. Detik Jatim juga mencatat waktu sekitar 07.11 WIB dan menyebut lokasinya di Jalan Kalisari Utara I. Adapun Suara Surabaya menulis ledakan terjadi sekitar pukul 07.42 WIB, sehingga ada perbedaan catatan waktu antarmedia.

Berdasarkan informasi awal Suara Surabaya, titik ledakan belum diketahui berasal dari bangunan yang mana. Video kiriman pendengar memperlihatkan beberapa ruko rusak.

Kerusakan dan korban luka

Dari video laporan Call 112 yang dilihat detikJatim, sejumlah mobil dan motor terlihat berserakan di jalan, sementara kaca bangunan pecah. Suara Surabaya menyebut kendaraan di depan ruko turut rusak.

Suara Surabaya melaporkan dua pria terluka di sekujur tubuh akibat terkena pecahan material bangunan. CNN Indonesia menyebut beberapa korban langsung mendapat pertolongan medis. Jumlah pasti korban dan kondisinya belum dirinci dalam sumber-sumber tersebut, dan belum ada laporan korban jiwa yang dikonfirmasi.

Dampak juga dirasakan di cluster lain dalam kawasan perumahan yang sama. Suara Surabaya mencatat lampu jatuh, gipsum rontok, dan plafon retak.

Baca jugaLedakan di Ruko Perumahan San Antonio Mulyorejo Surabaya Rusakkan Sejumlah Bangunan, Dua Pria Terluka

Penanganan dan imbauan bagi warga

Fokus petugas saat ini adalah sterilisasi lokasi untuk mencegah kemungkinan ledakan susulan dan menjaga keselamatan warga, menurut CNN Indonesia. Petugas juga memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.

Command Center 112 mengimbau warga mencari jalur alternatif karena akses jalan dipakai kendaraan petugas. Detik Jatim melaporkan puluhan petugas telah berada di lokasi kejadian.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M Rokhim, mengatakan Tim Inafis sudah tiba dan melakukan identifikasi.

“Penyebab masih ditelusuri oleh pihak inafis dilokasi”

— M Rokhim, Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kota Surabaya

Dugaan penyebab belum dipastikan

Surya.co.id menulis informasi awal yang beredar mengaitkan ledakan dengan LPG. Namun dugaan itu belum dapat dipastikan karena penyebab masih dalam pemeriksaan. Sumber lain tidak menyebut penyebab ledakan.

Pihak berwenang belum merilis keterangan resmi tentang jumlah korban, besaran kerusakan, maupun sumber ledakan. Informasi akan diperbarui setelah ada penjelasan dari petugas.