Ledakan besar terjadi di sebuah ruko di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Ledakan itu merusak sejumlah bangunan, membuat kendaraan yang terparkir terdampak, dan melukai lima orang.

Kronologi dan dampak ledakan

Menurut detikJatim dan detikNews, ledakan terjadi sekitar pukul 07.11 WIB dan dilaporkan ke layanan 112 Surabaya. Beritajatim menyebut waktunya sekitar pukul 07.00 WIB.

Suara Surabaya melaporkan sedikitnya 20 bangunan mengalami kerusakan ringan hingga berat. Dampaknya juga terasa di cluster lain dalam kawasan perumahan tersebut. Beritajatim dan detikJatim menyebut sejumlah kendaraan di sekitar lokasi turut terdampak.

Pantauan detikJatim di lokasi menunjukkan belasan ruko terdampak. Kaca sejumlah ruko di seberang serta di kanan dan kiri bangunan sumber ledakan tampak pecah.

Rangga (23), karyawan toko di seberang lokasi, mengatakan ledakan berasal dari ruko rumah makan nasi tempong. Ia merasakan atap tokonya seperti hendak roboh. Menurut dia, kawasan itu sedang ramai, dengan warga yang berolahraga lari, makan, dan berada di kafe.

Baca jugaKapolrestabes Surabaya: Ledakan Rumah Makan di Pakuwon City Diduga dari Gas, 41 Ruko Rusak dan Lima Orang Luka

Korban luka dan penanganan

Tito Sumarsono, Danki Kompi B BPBD Surabaya, mengatakan lima orang menjadi korban luka. Pada pukul 08.40 WIB ia menyebut empat orang dibawa ke RS Haji Surabaya dan satu orang ke RS Mitra Keluarga Kenjeran.

Pada pukul 09.13 WIB, Effendi, petugas Command Center Kota Surabaya, menyampaikan bahwa para korban dipindahkan ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Menurut detikJatim, kelima korban diduga mengalami luka bakar, berdasarkan keterangan petugas PMK Surabaya.

Polisi bersama tim Call Center 112 Surabaya memasang police line untuk sterilisasi lokasi. Petugas kepolisian, INAFIS, Gegana, dan pemadam kebakaran berada di tempat kejadian. Tim Gegana terlihat masuk ke ruko yang menjadi lokasi ledakan.

Penyebab belum pasti dan imbauan bagi warga

Penyebab pasti ledakan belum diketahui. Menurut beritajatim, sejumlah saksi menduga ledakan berasal dari gas LPG di salah satu rumah makan, tetapi dugaan itu menunggu pemeriksaan kepolisian. Seorang petugas BPBD Surabaya mengatakan penyebab dan titik ledakan akan didalami polisi.

Beritajatim mencatat Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo AKP Joko belum memberikan respons saat berita ditulis.

Menurut detikNews yang mengutip detikJatim, warga diimbau mencari jalur lain bila hendak melintas di Jalan Kalisari Utara I, karena akses di ruas itu digunakan untuk kendaraan petugas. Akun @call112surabaya, seperti dikutip detikNews, menyatakan lokasi masih dalam penanganan tim Call 112.

Terpisah, detikJatim melaporkan Jalan Kalisari Utara di kawasan Pakuwon City, San Antonio, ditutup untuk proses penanganan. Pemilik dan karyawan sejumlah toko terdampak masih menunggu di lokasi masing-masing.