Persela Lamongan, Jawa Timur, membawa pulang tiga poin dari markas Barito Putera setelah menang 1-0 pada pekan keempat Championship 2026/2027. Laga digelar di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (4/10/2026) petang. Gol kemenangan dicetak Dendy Sulistyawan pada menit ke-80.

Barito dominan, Persela lebih efektif

Seperti dilaporkan Surya.co.id dan Tribunjatim.com, tuan rumah lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Barito mencatat penguasaan bola 56 persen dan melepaskan 17 tembakan, lima di antaranya mengarah ke gawang Persela. Tidak satu pun berbuah gol.

Persela hanya melepaskan sembilan tembakan, tetapi lima di antaranya tepat sasaran. Salah satunya menjadi gol Dendy yang menentukan hasil akhir. Kemenangan ini terasa istimewa bagi tim tamu karena diraih ketika lawan tampil lebih dominan.

Bagi Barito, ini kekalahan kandang pertama musim ini. Pada laga kandang sebelumnya, mereka menundukkan Persipura dengan skor 3-2.

Dua masalah menurut pelatih Barito Putera

Pelatih Barito Putera, Hendri Susilo, menilai permainan anak asuhnya sebenarnya sudah berjalan. Menurut dia, persoalannya ada pada penyelesaian akhir, terutama di babak pertama, ketika banyak peluang tidak menjadi gol. Ia membandingkannya dengan Persela yang hanya punya satu-dua peluang tetapi mampu mencetak gol.

Persoalan kedua adalah hilangnya konsentrasi menjelang akhir laga. Hendri menyebut masalah itu berulang dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia mengatakan tim sudah banyak melakukan perbaikan dalam dua hari terakhir, termasuk di lini depan, seperti dikutip Banjarmasinpost.co.id.

“Itu sudut yang sempit karena ada kiper dan pemain di sana. Inilah yang harus kami perbaiki ke depan. Ada dua komponen yang harus dibenahi, yaitu defending dan finishing. Itu masalah yang sangat krusial bagi kami saat ini.”

— Hendri Susilo, Pelatih Barito Putera

Hendri berpendapat gol Persela tidak perlu terjadi bila komunikasi di lini belakang berjalan baik. Ia menilai pemain yang lebih disiplin seharusnya bisa mencegah gol tersebut.

Evaluasi menyeluruh dan harapan pemain

Hendri mengaku kecewa karena timnya tak membawa poin dari laga yang dimainkan di depan pendukung sendiri. Namun ia meminta semua pihak di tim segera bangkit dan memusatkan perhatian pada pertandingan berikutnya. Menurut dia, pembentukan skuat masih berproses, dan para pemain muda yang menjanjikan butuh waktu serta kesabaran.

“Kalau hasil sore ini tentu kecewa, apalagi bermain di kandang. Tetapi itulah sepak bola dan kita harus menghormati hasil pertandingan. Sekarang fokus kami adalah membangun tim ini ke depan,”

— Hendri Susilo, Pelatih Barito Putera

Kompetisi akan memasuki jeda yang cukup panjang. Hendri berjanji memakai waktu itu untuk mengevaluasi tim secara menyeluruh, dengan melibatkan pemain dan manajemen, demi mencari jalan keluar bagi masalah yang terus muncul.

Perwakilan pemain Barito, Wildan Ramdhani, mengaku kecewa karena gagal memberi kemenangan bagi pendukung Laskar Antasari. Ia mengatakan para pemain sudah berusaha maksimal dan akan mengevaluasi diri agar kembali berjuang meraih tiga poin di tiap pertandingan.