PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memelihara dua gardu induk yang ikut memasok listrik ke Kota Surabaya dan Sidoarjo. Pekerjaan dilakukan oleh Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Surabaya pada 3–4 Oktober 2026 di Gardu Induk (GI) 150 kV Sidoarjo dan GIS 150 kV Gunungsari, seperti dilaporkan Harian Bhirawa.
Pemeliharaan rutin dua tahunan
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menyampaikan informasi itu pada Rabu (7/10). Menurut dia, pemeliharaan di kedua gardu induk tersebut merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap dua tahun.
Ika menyebut kegiatan ini sebagai langkah pencegahan. Tujuannya memastikan peralatan tetap prima dan mengenali potensi gangguan sedini mungkin sebelum berdampak pada pelanggan.
Menurut PLN, pekerjaan itu bagian dari upaya berkelanjutan agar seluruh aset transmisi berada dalam kondisi optimal. Dengan begitu, penyaluran tenaga listrik bagi masyarakat dan pelanggan di Jawa Timur, khususnya kawasan Surabaya dan sekitarnya, tetap aman dan andal.
Tahapan kerja dan aspek keselamatan
Seluruh personel disebut mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Tahapan pekerjaan mencakup persiapan, pemeriksaan, pemasangan kembali komponen instalasi, hingga pengujian peralatan.
Setiap tahap dikerjakan secara cermat. PLN ingin memastikan seluruh sistem dapat beroperasi dengan baik setelah pemeliharaan selesai.
“PLN menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pekerjaan. Pelayanan kepada pelanggan harus berjalan seiring dengan jaminan keselamatan bagi seluruh personel yang bertugas. Safety bukan sekadar prosedur, tetapi merupakan prinsip yang wajib diterapkan dalam setiap pekerjaan,”
— Ika Sudarmaja, General Manager PLN UIT JBM
Ika juga menjelaskan bahwa pemeriksaan dan pengujian menyeluruh dilakukan secara berkala agar peralatan selalu siap beroperasi. Upaya itu, kata dia, ditujukan untuk mencegah gangguan sehingga penyaluran listrik terus terjaga.
Mengapa keandalan transmisi penting
PLN menilai keandalan sistem transmisi menopang aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, terutama di kawasan perkotaan yang kebutuhan listriknya terus berkembang. Karena itu, PLN UIT JBM mengelola dan memelihara aset secara terencana agar infrastruktur transmisi mampu mendukung kebutuhan kelistrikan.
Upaya tersebut, menurut PLN, menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan. PLN juga ingin mendukung ekosistem energi yang menunjang pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
Pemeliharaan ini dikaitkan PLN dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila. Perusahaan menyatakan menjaga nyala listrik tetap andal berarti turut menjaga kehidupan dan perekonomian terus bergerak.
Dalam keterangan PLN yang dimuat Harian Bhirawa, belum dijelaskan apakah pekerjaan tersebut berdampak pada layanan kepada pelanggan.



