Syntech memperkenalkan solusi MediAssessX-Auto Underwriting dalam ajang 7th Indonesia Underwriting Summit (IUS) 2026 di Surabaya, Jawa Timur. Forum yang digelar Perkumpulan Underwriter Jiwa Indonesia (PERUJI) itu berlangsung di Trans Luxury Hotel, Jalan Jenderal Gatot Subroto Nomor 289, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan, seperti dilaporkan Surya.co.id.

Lewat solusi tersebut, Syntech mendorong proses underwriting asuransi berbasis data agar lebih cepat, terukur, dan transparan, dengan keputusan akhir tetap berada dalam kendali underwriter.

Apa yang dipaparkan Syntech di forum underwriting

Forum mengusung tema "Integrated Underwriting Journey - Data, Discipline, Decision". Syntech hadir sebagai sponsor sekaligus pembicara. Presentasi bertajuk "MediAssessX - Auto Underwriting" dibawakan Managing Director Syntech, Terence Martin.

Materinya menyoroti pemanfaatan data, analytics, risk profiling, dan aturan underwriting untuk mendukung analisis risiko yang lebih efisien.

“MediAssessX dirancang dengan prinsip bahwa data dan analytics dapat memberikan insight, sementara keputusan tetap berada pada peraturan dan kebijakan yang dimiliki dan dikendalikan oleh pengelola analisis resiko.”

— Terence Martin, Managing Director Syntech

Menurut Terence, Selasa (29/9/2026), otomatisasi cerdas memungkinkan perusahaan asuransi mempercepat penanganan kasus sederhana. Dengan begitu, tenaga underwriting dapat lebih fokus pada kasus yang tingkat kompleksitasnya tinggi.

Terence juga menekankan bahwa perusahaan asuransi bisa memanfaatkan automation untuk mempercepat proses, tanpa mengesampingkan peran, kontrol, dan penilaian underwriter dalam menentukan keputusan.

Keterlacakan dan pemanfaatan data klaim

Syntech menegaskan MediAssessX tidak hanya mengotomatiskan proses underwriting. Platform ini dibangun dengan prinsip keterlacakan, sehingga seluruh tahap pengambilan keputusan dapat ditelusuri dan dijelaskan secara transparan.

Pertanyaan kepada nasabah, jawaban yang diberikan, indikator risiko, aturan underwriting, hingga dasar keputusan terdokumentasi lengkap dalam sistem. Dengan catatan tersebut, setiap keputusan dapat dirunut kembali langkah demi langkah.

Data klaim milik perusahaan asuransi juga dapat dipakai untuk menyesuaikan pertanyaan, batasan, dan pengecualian risiko sesuai pengalaman serta kondisi aktual masing-masing perusahaan.

Menurut Syntech, pendekatan ini membuat proses underwriting berkembang secara berkelanjutan lewat pembelajaran dari data historis dan pengalaman bisnis perusahaan. Hasilnya, keputusan yang dihasilkan diklaim lebih presisi, konsisten, dan terukur.

Posisi Syntech di industri asuransi nasional

Keikutsertaan di forum ini menjadi bagian dari upaya Syntech memperkuat perannya sebagai mitra teknologi bagi industri asuransi nasional.

Melalui forum tersebut, perusahaan berbagi perspektif tentang pemanfaatan data, analisis risiko, dan otomatisasi cerdas untuk mendukung proses underwriting yang lebih terintegrasi dan efisien. Surabaya menjadi tuan rumah pertemuan para underwriter yang dihelat PERUJI tahun ini.