Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand 4-2 lewat adu penalti pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.
Meski mengangkat trofi, posisi Indonesia di peringkat FIFA belum bergerak. Menurut pembaruan yang dicatat beritajatim.com pada Senin pukul 23.48 WIB, Indonesia masih berada di urutan ke-117.
Jalannya final Indonesia vs Thailand
Suara Surabaya melaporkan, pertandingan berjalan ketat sejak awal. Skuad Garuda lebih banyak menguasai bola dan beberapa kali menyerang lewat sisi sayap, tetapi belum bisa menembus pertahanan lawan. Thailand sesekali mengancam lewat serangan balik, dan babak pertama berakhir tanpa gol.
Pelatih John Herdman, seperti dilaporkan beritajatim.com, memasang Ole Romeny dan Mitchell Baker sebagai dua penyerang. Tujuannya agar lini belakang Thailand mendapat tekanan sejak menit-menit awal.
Beritajatim.com menggambarkan laga berlangsung dalam tempo tinggi. Indonesia berupaya membangun serangan sejak awal, sementara Thailand fokus meredam tekanan sambil mencari celah untuk mengembangkan permainan.
Di babak kedua, Thailand sempat meningkatkan tekanan. Indonesia membalas lewat serangan balik dan sejumlah peluang dari Baker, Ragnar Oratmangoen, serta Romeny.
Situasi berubah ketika Nicholas Mickelson dari Thailand menerima kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan. Suara Surabaya menyebut kejadian itu pada menit ke-81 akibat pelanggaran terhadap Romeny di dekat kotak penalti, sedangkan beritajatim.com mencatatnya pada menit ke-80.
Baca jugaTimnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 via Adu Penalti Usai Imbang 2-2
Tambahan waktu dan adu penalti
Unggul jumlah pemain tidak otomatis membuat Indonesia menang di waktu normal. Menurut beritajatim.com, Thailand tetap melawan dan waktu normal berakhir 1-1. Pada babak tambahan waktu, kedua tim sama-sama mencetak gol sehingga skor menjadi 2-2.
Tidak ada gol lagi hingga babak tambahan selesai, sehingga juara ditentukan lewat adu penalti. Indonesia tampil lebih baik di fase tersebut dan menang 4-2. Kedua sumber yang kami rujuk tidak merinci pencetak gol maupun eksekutor penalti kedua tim.
Skor 2-2 setelah 120 menit menunjukkan kedua tim sulit saling mengungguli, bahkan ketika Thailand harus bermain dengan 10 pemain di sisa pertandingan.
Peringkat FIFA Indonesia belum berubah
Dalam daftar peringkat FIFA yang dicatat beritajatim.com, Indonesia tetap di posisi ke-117. Posisi itu sama seperti setelah Indonesia menang telak 9-2 atas Bangladesh.
Indonesia berada satu tingkat di bawah Kazakhstan di peringkat ke-116. Di bawah Indonesia ada Sudan di peringkat ke-118, Rwanda ke-119, dan Togo ke-120.
Dengan demikian, gelar juara turnamen ini belum tercermin dalam daftar FIFA yang tercatat hingga Senin malam.
Suara Surabaya menulis nama lawan Indonesia sebagai Tailan, sementara beritajatim.com memakai Thailand. Keduanya merujuk pada tim yang sama di final tersebut.


