Warga perumahan Semolowaru Indah, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, menggelar wisata petik buah melon premium jenis Sweet Lavender pada Sabtu. Kegiatan itu disebut sebagai yang pertama di Kota Surabaya, seperti dilaporkan beritajatim.com.
Melon yang ditawarkan merupakan hasil budidaya mandiri warga. Mereka memanfaatkan fasilitas umum (fasum) berupa lahan kosong di lingkungan perumahan.
Wisata petik melon Kebun Kota Melinda
Acara bertajuk Wisata Petik Buah Kebun Kota Melinda itu memungkinkan pengunjung memetik sendiri melon langsung dari pohonnya. Ketua RW 07 Semolowaru Indah, Yunus, menyebut konsep petik mandiri dipilih lewat mufakat warga.
Tujuannya, kata Yunus, menambah daya tarik acara sekaligus memberi edukasi kepada pengunjung tentang penanaman melon Sweet Lavender dengan teknik hidroponik.
Menurut Yunus, lebih dari 500 buah melon tersedia untuk dipetik dan dinikmati warga Surabaya. Harganya mulai Rp 20 ribu.
Jumlah tersebut merupakan panen pertama dari pemanfaatan lahan fasum yang sebelumnya tidak produktif. Setelah acara berakhir, warga berencana menanam kembali melon Sweet Lavender, juga cabai, di rumah kaca yang dibangun dengan dana swadaya.
Target acara rutin dan harapan warga
Yunus mengakui hasil panen perdana masih memiliki kekurangan yang perlu dibenahi. Ia berharap hasil ke depan lebih baik dan rumah kaca itu dapat membantu mengurangi beban iuran warga serta bisa dinikmati bersama.
Pengurus RW menargetkan acara serupa digelar setidaknya 3-4 kali dalam setahun. Target itu ditentukan dari intensitas panen melon Sweet Lavender yang ditanam warga.
Berdasarkan hasil pembelajaran warga, kata Yunus, melon dapat berbuah hingga 4 kali dalam setahun. Karena itu, pengurus RW berencana membuat acara berikutnya lebih meriah.
Acara tersebut, lanjut Yunus, diharapkan menjadi wadah silaturahmi antarwarga. Dengan begitu, warga Perumahan Semolowaru Indah diharapkan makin guyub dan kompak.
Tanggapan pengunjung dari Wonocolo
Salah satu pengunjung, Yuda, datang dari Wonocolo bersama anak-anaknya. Ia mengaku tertarik datang karena penasaran dengan hasil panen warga Semolowaru Indah.
Yuda juga ingin kedua putrinya bisa berlibur sekaligus belajar dengan biaya yang terjangkau. Menurut dia, anak-anak senang jika bisa memetik buah sendiri.
“Anak-anak kan seneng kalau dia bisa memetik sendiri. Kerasa seperti di perkebunan luar kota tapi dengan biaya yang terjangkau karena masih ada di Surabaya”
— Yuda, pengunjung asal Wonocolo
Dalam keterangannya, Yuda menyebut ia datang langsung ke lokasi acara di Semolowaru Indah bersama anak-anaknya. Ia menilai biaya yang dikeluarkan terjangkau.



