ARTOTEL Grand Prima Surabaya meluncurkan program U-Collect, layanan pengumpulan minyak jelantah dari warga yang kemudian diolah menjadi bahan baku biofuel. Setiap liter minyak jelantah yang disetor warga dihargai Rp4.000, dengan penyetoran dilakukan melalui U-Collect Box yang disiagakan di area hotel.
Program ini digagas sebagai bagian dari kampanye Environmental, Social, and Governance (ESG) ARTOTEL bertajuk The Art of Goodness, khususnya pilar ARTOTEL Earth yang berfokus pada menjaga lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara bijak. U-Collect merupakan layanan hasil kerja sama Noovoleum dengan Pertamina Patra Niaga.
Cara warga menyetor minyak jelantah
General Manager ARTOTEL Grand Prima Surabaya, Teddy Patrick, menjelaskan bahwa fasilitas pengumpulan berupa U-Collect Box telah disiagakan di area hotel. Warga cukup membawa minyak jelantah dari rumah, lalu memindai kode unik pada kotak tersebut dengan ketentuan minimal setoran satu liter.
Konsep yang diusung program ini adalah "From Waste to Energy", yang mendorong masyarakat mengubah kebiasaan membuang minyak goreng bekas begitu saja menjadi mengumpulkannya untuk disalurkan lewat titik pengumpulan yang tersedia.
“Mengumpulkan minyak jelantah dari rumah dan membawanya ke U-Collect Box sudah menjadi langkah kecil yang bisa memberikan dampak ketika dilakukan bersama-sama.”
— Teddy Patrick, General Manager ARTOTEL Grand Prima Surabaya, Selasa (22/9/2026)
Minyak jelantah diolah jadi bahan bakar pesawat
Account Manager U-Collect, Tharesa, menyebut minyak jelantah yang terkumpul dapat ditransformasi menjadi sejumlah produk, mulai dari balsem, sabun cuci, hingga bahan bakar pesawat. Keterangan itu disampaikan Tharesa pada Senin (21/9/2026), sehari sebelum acara peluncuran program berlangsung.
“Selain itu melalui penyetoran ini, masyarakat turut menjaga lingkungan, mendukung ekonomi sirkular dan bisa mendapatkan pendapatan tambahan, per liter minyak, dihargai Rp 4.000.”
— Tharesa, Account Manager U-Collect, Senin (21/9/2026)
Libatkan PKK dan komunitas warga
Pada peluncuran program, Selasa (22/9/2026), Teddy menegaskan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar program U-Collect tidak berhenti pada kegiatan peluncuran semata. Pihaknya sengaja mengundang berbagai kalangan agar pengelolaan minyak jelantah berbasis rumah tangga ini bisa berjalan berkelanjutan.
“Kami sengaja mengundang berbagai pihak, mulai dari komunitas, influencer, stakeholder, kelompok PKK hingga masyarakat sekitar, karena kami ingin U-Collect ini bisa menjadi gerakan bersama.”
— Teddy Patrick, General Manager ARTOTEL Grand Prima Surabaya, Selasa (22/9/2026)
Kelompok PKK dinilai memiliki peran penting dalam program ini karena minyak jelantah banyak dihasilkan dari aktivitas memasak rumah tangga. Untuk menambah antusiasme warga, acara peluncuran turut dimeriahkan tantangan "Bring More, Win More!" berhadiah voucher menginap.
Teddy berharap setelah program ini berjalan, masyarakat tidak lagi memandang minyak jelantah sekadar limbah yang harus dibuang, melainkan sesuatu yang masih bisa dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali.
