Basarnas menyatakan jasad korban KM Virgo Transport 8 yang dievakuasi dari bangkai kapal di Laut Jawa mulai mengalami kerusakan, tetapi masih utuh secara anatomis. Keterangan itu disampaikan pada hari ke-13 operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Jumat malam (25/9/2026), di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana, yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator, dalam konferensi pers perkembangan operasi. Suara Surabaya dan Metro TV News melaporkannya dengan mengutip kantor berita Antara.

Kondisi jasad jadi tantangan evakuasi

Menurut Putu, kondisi jasad yang mulai memburuk membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati. Tim berupaya agar korban tetap utuh ketika diangkat dari lokasi, sehingga proses pengeluaran dari bangkai kapal tidak bisa dilakukan tergesa-gesa.

“Memang yang sekarang ini jasad korbannya sudah mulai tidak baik. Nah, ini perlu kehati-hatian. Inilah tantangan yang kita hadapi juga di lokasi. Kita inginkannya korban itu utuh saat dievakuasi”

— I Putu Sudayana, Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator

Putu juga menyinggung risiko kesehatan. Jenazah yang telah terkontaminasi bakteri, katanya, berbahaya bagi penyelam yang bertugas di dalam bangkai kapal. Meski begitu, tim tetap melanjutkan pencarian dan pengangkatan korban dengan mempertimbangkan kondisi di lokasi.

Ia menegaskan bahwa perubahan pada jasad memang terjadi. Namun, menurut dia, perubahan itu tidak membuat tubuh korban yang sudah dievakuasi kehilangan keutuhan secara anatomis.

“Semua korban yang kita evakuasi tadi itu sampai dengan hari ini semuanya masih utuh. Memang ada perubahan-perubahan, pasti, rusak itu pasti, tapi secara anatomis tubuh, itu masih utuh”

— I Putu Sudayana, Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator

Data korban hingga hari ke-13

Berdasarkan data Basarnas hingga Jumat pukul 22.00 Wita, sebanyak 160 korban telah ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. Rinciannya, 108 orang selamat dan 52 orang meninggal dunia.

Adapun 83 korban lainnya masih dalam proses pencarian. Basarnas menyatakan operasi SAR terus berlangsung untuk menemukan mereka yang belum ditemukan.

Evakuasi lima jasad ke kapal SAR dan KRI

Dalam keterangan foto yang dimuat Metro TV News disebutkan, tim SAR gabungan mengevakuasi lima jasad yang baru ditemukan dari badan kapal yang tenggelam. Jasad itu dinaikkan ke KN SAR Kamajaya dan KRI Gusti Ngurah Rai.

Kedua sumber merujuk pada keterangan yang sama dari Basarnas dalam konferensi pers di Banjarmasin. Angka korban yang dilaporkan keduanya identik, yakni 160 ditemukan dan 83 masih dicari dari 243 orang dalam manifes.

Perkembangan pencarian akan terus diperbarui seiring pengumuman resmi Basarnas berikutnya.