Dua korban meninggal dunia dari tenggelamnya KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan tim SAR gabungan pada Jumat (2/10/2026). Keduanya didapati saat penyisiran jalur darat yang berfokus di area pesisir, menurut laporan Suara Surabaya.
Penemuan itu dilakukan tim dari Kantor SAR Palangka Raya. Kepala Basarnas M. Syafii menyebut laporan penemuan dua korban terbaru tersebut diterima sekitar pukul 08.00 WITA pada hari yang sama. Keterangan itu disampaikan Syafii pada Sabtu (3/10/2026).
Rincian korban KM Virgo Transport 8 hingga kini
Menurut catatan Basarnas, manifes kapal memuat 243 orang, dan 188 di antaranya sudah ditemukan. Rinciannya sementara ini 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia.
Dengan demikian, 55 orang masih dalam pencarian. Data tersebut merupakan rekapitulasi sementara Basarnas hingga Jumat (2/10/2026) pukul 08.00 WITA.
EtIndonesia mengutip rilis Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin. Dalam rilis itu, penemuan terbaru dicatat oleh Search and Rescue Unit (SRU) Darat, bagian dari Tim SAR Gabungan. Operasi pencarian ini berkaitan dengan kecelakaan kapal di perairan Laut Jawa.
Baca jugaKomisi V DPR Dorong Pengusutan Tuntas KM Virgo Transport 8, Kasus Dilimpahkan ke Mabes Polri
Evakuasi ke Banjarmasin dan identifikasi
Sebelumnya, Kantor SAR Palangka Raya juga menemukan empat korban di sekitar pesisir pada Rabu (30/9/2026). Dengan tambahan dua korban pada Jumat, jumlahnya menjadi enam orang.
Menurut Basarnas sebagaimana ditulis Suara Surabaya, keenam korban ditangani dan dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk identifikasi lebih lanjut. Dalam keterangan yang sama, Syafii menyatakan keenamnya dibawa menuju Banjarmasin dengan helikopter Basarnas HR-3604.
Keterangan sumber lain berbeda. Viva.co.id menulis bahwa pengangkutan dengan helikopter itu khusus untuk dua korban yang ditemukan Jumat pagi. EtIndonesia menyebut enam korban dievakuasi dengan helikopter tersebut, tetapi menyebutnya sebagai korban yang ditemukan pada Jumat pagi, berbeda dari rincian dua korban Jumat dan empat korban Rabu.
Viva juga menuliskan tanggal penemuan empat korban sebelumnya sebagai 30/10/26. Dua sumber lain menyebut tanggal itu 30 September 2026.
Operasi SAR masih berlanjut
Operasi SAR belum dihentikan. Tim gabungan memanfaatkan semua unsur dan sarana yang dimiliki, baik untuk pencarian di laut maupun penyisiran jalur darat.
Viva.co.id menambahkan bahwa tim masih menyisir area yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban. Basarnas, menurut media itu, memastikan pencarian akan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
“Kami juga terus melakukan upaya pencarian secara maksimal untuk menemukan korban yang masih dalam pencarian, dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi”
— M. Syafii, Kepala Basarnas
Hingga naskah ini ditulis, sumber-sumber yang dihimpun belum merinci penyebab tenggelamnya kapal. Angka yang dipakai dalam berita ini adalah rekapitulasi sementara Basarnas, sehingga jumlah korban selamat, meninggal dunia, maupun yang dicari masih dapat berubah mengikuti pembaruan data dari Basarnas.
Baca jugaPolda Kalsel Tetapkan Empat Tersangka Kasus KM Virgo Transport 8, Nakhoda Ditahan



