Jenazah Yudi Arisandi, 36, korban insiden KM Virgo Transport 8, tiba di rumah duka di Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya, Kamis (1/10/2026) dini hari. Keluarga menyambutnya dengan tangis, seperti dilaporkan Surya.co.id.

Terpisah, Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri menyampaikan pada Jumat (2/10/2026) bahwa delapan korban kapal itu teridentifikasi lewat pemeriksaan DNA, menurut Suara Surabaya yang mengutip Antara. Nama Yudi tidak termasuk di antara kedelapan korban tersebut.

Jenazah tiba di rumah duka Pegirian

Ambulans pembawa peti jenazah Yudi tiba di Jalan Tenggumung Baru Nomor 181 sekitar pukul 00.00 WIB. Menurut Surya.co.id, Yudi adalah salah satu korban yang jenazahnya berhasil dievakuasi.

Peti diangkat bersama-sama oleh beberapa orang ke serambi Musala Aljamilah, yang letaknya persis di balik rumah keluarga. Tangis kedua orang tua Yudi terdengar makin keras ketika peti dibawa masuk ke musala.

Sebelum jenazah tiba, keluarga sudah menerima kabar bahwa Yudi berhasil dievakuasi dan akan dibawa pulang ke Surabaya dengan pesawat. Jenazah disemayamkan sebelum dimakamkan.

Para tetangga mengenang Yudi, seorang sopir truk, sebagai pribadi yang pendiam, ramah, dan gigih bekerja. Pengurus (takmir) Musala Aljamilah, menurut laporan itu, turut mendoakan Yudi husnul khatimah dan berharap seluruh korban segera ditemukan.

Baca jugaKomisi V DPR Dorong Pengusutan Tuntas KM Virgo Transport 8, Kasus Dilimpahkan ke Mabes Polri

Pengumuman Polri: delapan korban teridentifikasi DNA

Pusdokkes Polri mencocokkan DNA korban Kapal Virgo Transport 8 yang sebelumnya dikirim oleh DVI Polda Kalimantan Selatan. Pemeriksaan dilakukan di Laboratorium DNA Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur.

Karo Dokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti, menyebut tim DVI membandingkan profil DNA korban dengan sampel pembanding dari keluarga, yang disebut data ante mortem. Menurut dia, tes DNA ditempuh sebagai langkah terakhir jika jasad tak dapat dikenali lewat ciri medis maupun properti.

Hastry mengatakan prosedur ini memerlukan waktu cukup lama. Delapan korban yang teridentifikasi berasal dari pengiriman kloter pertama ke laboratorium DNA beberapa waktu lalu.

Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr Much Sofwan, menyebut nama kedelapan korban: Yudis Tri Kurniawan, Tigi Dadang Prayugi, Sulisman, Kumaedi, Aji Albani, M. Syahril, Imam Buhari, dan Zaenal Walad Husen.

Kedua sumber tidak menyebut kaitan antara kedatangan jenazah Yudi di Surabaya dan pengumuman hasil tes DNA ini, serta tidak menjelaskan bagaimana identitas Yudi dipastikan.

Proses identifikasi masih berlanjut

Hastry menyatakan korban lain masih dalam proses identifikasi dari sampel DNA yang telah dikirim ke Jakarta.