Unit Reskrim Polsek Kenjeran meringkus dua orang yang diduga membobol SDN Kompleks Kenjeran II di Jalan Wiratno, Surabaya. Kedua terduga pelaku berinisial AA (21) asal Manukan Lor dan KW (15) warga Tandes langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, seperti dilaporkan Surya.co.id, Rabu (23/9/2026).

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengungkapkan, kedua terduga pelaku diduga menggasak uang tunai sebesar Rp8.805.500 dan sebuah Pecing Pad dari dalam lingkungan sekolah. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan sekolah lain yang pernah disatroni keduanya.

Kronologi Penangkapan

Kasus ini terbongkar setelah seorang saksi curiga saat memantau rekaman kamera pengawas sekolah melalui ponselnya. Kecurigaan muncul lantaran CCTV yang biasanya berfungsi normal tiba-tiba tidak dapat diakses.

Kasus ini terungkap setelah seorang saksi memeriksa Kamera CCTV sekolah melalui telepon seluler. Saksi curiga karena CCTV tiba-tiba mengalami gangguan atau mati.

Iptu Suroto, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Merasa ada kejanggalan, saksi meminta suaminya mengecek langsung kondisi sekolah tersebut. Setibanya di lokasi, sang suami mendapati sosok tak dikenal berada di area sekolah dan segera melaporkan temuannya ke Polsek Kenjeran.

Menerima laporan itu, petugas kepolisian bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Saat tiba, salah satu terduga pelaku, AA, kedapatan berada di atas pohon dan diduga hendak kabur, sementara KW masih berada di luar pagar sekolah.

Setibanya di lokasi, salah satu pelaku berinisial AA berada di atas pohon dan diduga hendak melarikan diri. Sementara KW menunggu di luar pagar sekolah.

Iptu Suroto, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku masuk ke area sekolah dengan cara memanjat pagar, lalu turun menggunakan pohon yang tumbuh di dalam lingkungan sekolah. Mereka kemudian merusak teralis jendela dan pintu memakai obeng sebelum menyasar ruang guru dan ruang tata usaha untuk mencari barang berharga.

Barang Bukti dan Pengembangan Kasus

Dari penangkapan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa dua buah obeng, beberapa baut, serta uang tunai yang diduga hasil kejahatan. Kedua terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif di balik aksi mereka.

Selain diduga membobol SDN Kompleks Kenjeran II, AA dan KW juga mengaku pernah melakukan aksi serupa di dua sekolah lain, yakni SDN Barata Jaya dan SDN Sumberejo II. Pengakuan ini membuat polisi memperluas penyelidikan guna memastikan ada tidaknya korban lain.

Kami masih mengembangkan kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lainnya. Berdasarkan pengakuan sementara, mereka memang menyasar sekolah.

Iptu Suroto, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak