Kompetisi bola voli pelajar Students Volleyball League (SVL) Indonesia Seri Jawa Timur Zona Timur resmi dibuka di Sport Center Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Selasa (6/10/2026). Sebanyak 42 tim SMA/sederajat bertanding di lokasi itu hingga 13 Oktober 2026.

Menurut laporan Tribun Mataraman dan Surya.co.id, tribun dipadati suporter dari berbagai sekolah sejak siang. Tujuh pertandingan digelar pada hari pembuka, diwarnai sorak-sorai, tabuhan drum, dan kibaran bendera sekolah.

42 tim dari 13 kota/kabupaten

Zona Timur diikuti 26 tim putra dengan 345 atlet dan 16 tim putri dengan 203 atlet. Dalam data yang dirilis, total peserta disebut 650 orang dari 13 kota/kabupaten di Jawa Timur. Sumber tidak merinci selisih antara jumlah atlet dan total peserta tersebut.

Daerah asal peserta meliputi Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Malang, serta Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Mojokerto, Probolinggo, Malang, Pamekasan, dan Sumenep.

Venue berada di Kampus Ahmad Yani UINSA, Jalan Ahmad Yani Nomor 117, Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya, seperti dicatat Surya.co.id.

Jalur menuju Championship

Edisi perdana SVL Indonesia diinisiasi Mogmain bersama Tribun Jatim Network. Sebelumnya, Zona Barat digelar di GOR Wilis, Kota Madiun, pada 17–24 September 2026 dengan 39 tim putra dan putri.

Di Zona Barat, SMAN 4 Kota Blitar menjadi juara putra dan SMAN 1 Boyolangu juara putri, menurut beritajatim. Keduanya akan menantang juara Zona Timur di babak Championship di Surabaya pada 15 Oktober untuk memperebutkan gelar Seri Jawa Timur.

Tribun Mataraman mencatat 24 dari total 38 kota/kabupaten di Jawa Timur terlibat dalam kedua zona.

Hanya untuk pemain non-klub

General Manager Mogmain, Rahmad Kartolo, mengatakan kompetisi ini bertujuan menjaring bakat pelajar SMA sekaligus mempercepat regenerasi atlet. Aturan turnamen melarang atlet profesional atau yang sudah tergabung klub untuk ikut.

“Siswa yang sudah pro atau dikontrak klub tidak boleh ikut agar memberi peluang bagi pemain lain untuk muncul”

— Rahmad Kartolo, General Manager Mogmain

Beritajatim melaporkan lebih dari 80 tim dari sekolah-sekolah di Jawa Timur ikut serta dalam ajang ini.

Tanggapan pemangku kepentingan

Sekretaris Dinas Pendidikan Jatim, Dr. Suhartono, M.Pd, menyebut SVL sebagai embrio peningkatan kompetensi siswa di bidang olahraga. Ia merujuk jumlah SMA/SMK di Jawa Timur yang lebih dari 3.500.

Sekretaris Umum KONI Surabaya, Randika Asiani Wijaya, menilai ajang ini menjadi sarana strategis penjaringan atlet menuju Porprov 2027.

Ketua Bidang Pertandingan PBVSI Jawa Timur, Sunyarno, mengatakan kompetisi ini mendukung pencarian bibit pemain daerah untuk persiapan PON 2028.