Sebanyak 15 guru besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dinyatakan lolos verifikasi sebagai bakal calon rektor, Kamis (8/10/2026). Mereka bersaing menggantikan Akhmad Muzakki, yang meninggalkan kursi rektor. Seperti dilaporkan detikJatim, nama-nama itu akan diteruskan ke Kementerian Agama (Kemenag).

Proses seleksi bakal calon rektor UINSA

Ketua Senat UINSA, Prof Moh Ali Aziz, menyebut para calon yang lolos kini menunggu tahap berikutnya di tingkat pusat. Menurut dia, masih ada panitia seleksi yang akan bekerja, dan hasil pertimbangan senat dikirim ke Jakarta untuk diolah lebih lanjut.

Ali Aziz mengatakan tidak ada kendala selama proses berlangsung. Ia menggambarkan suasananya akrab dan penuh canda. Nama-nama calon, ujarnya, sudah diberi peringkat yang bersifat rahasia dan hanya diketahui Menteri Agama.

“Kalau harapan kita ini, Oktober sudah selesai, Oktober ini sudah ada pelantikan”

— Prof Moh Ali Aziz, Ketua Senat UINSA

Mekanisme pengangkatan rektor menurut Kemenag

Inspektur Jenderal Kemenag, Khairunas, menjelaskan bahwa sidang senat merupakan bagian dari mekanisme penjaringan dan pengangkatan rektor. Aturannya mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 68 Tahun 2015, yang disempurnakan lewat PMA Nomor 17 Tahun 2021, serta perubahan kedua PMA Nomor 4 Tahun 2020.

Khairunas menyebut kekosongan jabatan rektor UINSA terjadi karena pengunduran diri. Sesuai Pasal 11 PMA 68, jabatan itu lalu diisi pelaksana tugas (Plt) rektor, yang kemudian menjalankan seleksi calon penggantinya. Pasal 4 aturan yang sama mengatur empat tahapan: penjaringan bakal calon, pemberian pertimbangan, penyeleksian, serta penetapan dan pengangkatan. Irjen Kemenag menyatakan seluruh proses dikawal Inspektorat Jenderal dan berjalan sesuai ketentuan.

Hasil rapat senat akan diserahkan Plt Rektor kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam, lalu diteruskan ke Menteri Agama. Menteri kemudian menyerahkan nama-nama itu kepada tim seleksi. Khairunas memperkirakan seleksi di Jakarta berlangsung pekan depan.

Rektor terpilih ditentukan tim penyeleksi dan dilantik Menteri Agama. Sebagai ilustrasi, Khairunas menyebut bila seleksi digelar Selasa tanggal 13 dan tiga besar diserahkan ke Menteri keesokan harinya, pelantikan bisa dilakukan Kamis. Ia menegaskan waktunya bergantung pada kesiapan Menteri.

Daftar 15 bakal calon rektor UINSA Surabaya

  1. Prof Wahidah Zein Br Siregar, Dra., MA., Ph.D.
  2. Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D.
  3. Prof. Dr. H. Mohammad Thohir, S.Ag., M.Pd.
  4. Prof. Dr. Hj. Titik Triwulan, M.H.
  5. Prof. Dr. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D.
  6. Prof. Dr. Abdul Chalik, M.Ag.
  7. Prof. Dr. Khoirun Niam, M.Ag.
  8. Prof. Dr. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag
  9. Prof. Dr. Hj. Zumrotul Mukaffa, M.Ag
  10. Prof. Dr. Siti Warjiyati, S.H., M.H.
  11. Prof. Dr. Rubaidi, M.Ag.
  12. Prof. Dr. Hj. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag.
  13. Prof. Dr. H. Mohammad Kurjum, M.Ag.
  14. Prof. Dr. Achmad Muhibin Zuhri, M.Ag.
  15. Prof. Drs. H. Nur Kholis, M.Ed.Admin., Ph.D.

Ali Aziz berharap proses pemilihan rektor ini selesai dalam waktu dekat, sehingga UINSA kembali dipimpin rektor baru.