Sebuah rumah yang sekaligus menjadi bengkel di kawasan Prada Permai, Kelurahan Pradahkalikendal, Kecamatan Dukuhpakis, Kota Surabaya, ludes terbakar pada Jumat (2/10). Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan 15 unit armada ke lokasi, seperti dilaporkan detikJatim.
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Surabaya, M. Rokhim, menyebut pihaknya menerima laporan pada pukul 11.35 WIB. Saat petugas tiba, api disebut sudah membesar.
Api Tak Merembet ke Bangunan Lain
Menurut Rokhim, kobaran api tidak sampai menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Api baru berhasil dipadamkan satu jam setelahnya, tetapi bangunan yang terbakar tidak bersisa.
Rokhim menyatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Ia menyampaikan hal itu langsung di lokasi kejadian. Ia hanya menegaskan bahwa petugas bergerak setelah ada laporan dan mendapati api sudah besar ketika sampai.
Rumah tersebut, menurut informasi yang dihimpun detikJatim, dihuni satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan dua anak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Luas rumah disebut 200 m2 dan seluruh bangunannya habis terbakar.
Kesaksian Warga soal Detik-detik Kebakaran
Nashir, warga setempat yang menjadi saksi, mengatakan kebakaran diketahui setelah anak pemilik rumah berlari keluar sambil berteriak meminta tolong dan memanggil ibunya. Saat itu hanya anak tersebut yang berada di rumah.
Menurut Nashir, ibu anak itu sedang membantu hajatan warga, sedangkan sang ayah tengah menunaikan salat Jumat. Anak pertama keluarga tersebut sedang berada di sekolah.
Warga sempat hendak membantu memadamkan api, tetapi kobaran menyebar dengan cepat sebelum bisa diatasi. Beberapa kali terdengar suara ledakan dari dalam rumah yang diduga berasal dari elpiji atau listrik. Dalam situasi itu, warga berhasil mendorong keluar beberapa tabung dan satu unit mobil untuk diamankan.
Nashir mengaku mendengar suara ledakan dari rumah tersebut. Menurut dia, anak pemilik rumah beruntung tidak sedang tidur sehingga bisa segera keluar dan menghampiri ibunya.
Baca jugaRuko Velg dan Ban di Dupak Rukun Surabaya Terbakar, DPKP Duga Akibat Korsleting Listrik
Kendaraan Ikut Terbakar dan Dugaan Warga
Selain bangunan, satu unit mobil dan satu motor ikut terbakar. Mobil yang terbakar itu disebut milik pelanggan bengkel milik korban.
Nashir menduga api cepat membesar karena banyak bahan kimia di rumah itu, yang juga berfungsi sebagai bengkel. Dugaan tersebut merupakan pendapat saksi, sedangkan penyebab resmi kebakaran belum disampaikan DPKP.
Dalam laporan detikJatim, belum ada keterangan mengenai nilai kerugian maupun hasil penyelidikan penyebab api. Informasi tersebut belum tersedia hingga berita ini ditulis.
Secara ringkas, kebakaran di Dukuhpakis ini menghanguskan satu rumah sekaligus bengkel, satu mobil, dan satu motor. Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa, dan api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Seluruh anggota keluarga penghuni rumah, yakni suami, istri, dan dua anak, berada di luar bangunan saat api membesar.


