Polsek Manyar bersama Satreskrim Polres Gresik menyelidiki sebuah video berdurasi 41 detik yang memperlihatkan dugaan pengeroyokan terhadap seorang pria yang disebut pegawai koperasi simpan pinjam. Peristiwa itu disebut terjadi di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, dan videonya viral di media sosial pada Jumat (2/10/2026).

Apa yang terjadi di Peganden, Manyar

Seperti dilaporkan TribunJatim, video itu menampilkan sejumlah warga terlibat kekerasan terhadap seorang pria di pinggir jalan. Aksi tersebut disebut berlangsung di area permukiman dan tepi jalan raya, sehingga menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang lewat.

Gresik Satu melaporkan, kejadian itu disebut berlangsung di depan sebuah warung nasi krawu. Informasi tersebut disampaikan Nur Zakiyah, warga yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi. Menurut dia, pegawai koperasi itu mengenakan hoodie dan mengendarai sepeda motor Honda Supra hitam.

Versi saksi: cekcok saat penagihan angsuran

Menurut Zakiyah, korban datang untuk menagih angsuran kepada seorang nasabah. Situasi memanas setelah terjadi cekcok. Ia menyebut pihak yang ditagih mengaku belum memiliki uang, dan cekcok diduga dipicu ucapan pegawai koperasi yang membuat pihak lain tersinggung.

Keributan itu kemudian berujung dugaan penyerangan oleh beberapa orang. Korban disebut mengalami luka di kepala dan wajah, dengan darah terlihat di bibirnya. Beberapa warga yang berusaha melerai juga disebut terluka, termasuk satu orang yang dikabarkan mengalami pembengkakan di tangan.

Keterangan itu baru berasal dari satu saksi dan belum dikonfirmasi polisi. TribunJatim mencatat, di media sosial muncul spekulasi yang mengaitkan kejadian ini dengan ketegangan antara nasabah dan pegawai koperasi. Informasi tersebut belum dikonfirmasi kepolisian.

Catatan redaksi Sorotisu Surabaya: kedua media sama-sama memakai kata "disebut" dan "diduga" untuk menggambarkan peristiwa ini. Status pria dalam video sebagai pegawai koperasi, penyebab keributan, hingga rincian luka yang dialami belum diverifikasi secara resmi oleh aparat.

Tanggapan polisi

Kapolsek Manyar AKP Muhammad Gifari membenarkan pihaknya telah menerima informasi soal video tersebut. Namun, kepolisian belum menerima laporan resmi terkait kejadian itu.

“Saat ini pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Manyar bersama Satreskrim Polres Gresik sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengusut tuntas penyebab pasti serta kronologi kejadian tersebut”

— AKP Muhammad Gifari, Kapolsek Manyar

Hingga kini polisi belum menetapkan siapa pun sebagai tersangka. Identitas korban, nasabah, maupun nama koperasi juga belum disebutkan dalam sumber yang tersedia.

Baca jugaPolres Gresik Tangkap Dua Residivis Curanmor Asal Surabaya, Motor Korban Dikembalikan

Apa selanjutnya

Polisi masih mengumpulkan informasi untuk memastikan kronologi dan latar belakang peristiwa dalam video itu. Penyelidikan dilakukan lewat koordinasi antara Polsek Manyar dan Satreskrim Polres Gresik, meski belum ada laporan resmi.

Catatan redaksi Sorotisu Surabaya: seluruh keterangan dalam laporan ini diperlakukan sebagai dugaan sampai ada penjelasan resmi dari kepolisian. Kami akan memperbarui laporan bila ada perkembangan dari Polsek Manyar maupun Polres Gresik.