Seorang wanita menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil di halaman pusat perbelanjaan kawasan Jalan Mayjen Yono Suwoyo, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, Rabu (7/10/2026). Laptop miliknya hilang dari dalam mobil. Kasus ini ramai dibicarakan di media sosial, seperti dilaporkan TribunJatim/Surya.co.id.

Kronologi pencurian di parkiran Lakarsantri

Korban memarkir mobil jenis MPV di depan deretan ruko dalam kawasan itu sekitar pukul 12.37 WIB. Setelah memastikan kendaraannya terparkir, ia masuk ke gedung untuk menemui temannya, lalu ngopi di sebuah kedai.

Sekitar pukul 15.19 WIB, korban kembali ke parkiran dan mendapati kaca sisi kanan bagian penumpang tengah berlubang. Ia lalu memeriksa kabin dan menyadari laptop yang tersimpan di dalam tas ransel, di bangku tengah, sudah tidak ada.

Dengan kata lain, pencurian terjadi dalam rentang waktu antara korban meninggalkan mobil dan kembali ke area parkir. Kaca tersebut diduga dipecah pelaku. Sumber tidak memuat keterangan dari kepolisian mengenai kasus ini.

Korban: tak ada CCTV dan sekuriti

Pengalaman itu dibagikan korban lewat akun Threads @tlaurenziaa. Ia mengaku area parkir lokasi kejadian tidak punya kamera CCTV dan tidak dijaga sekuriti secara khusus, sehingga bingung saat hendak melapor ke polisi.

“Gak ada CCTV, gak ada securiti yang jaga area ini first time kejadian di area ini infonya. Disuruh lapor Polisi bingung yang mau dilaporin juga siapa, yang mau dikejar siapa cuma bermodalkan kaca pecah aja. Hati-hati buat yang udah maling susah meninggalnya”

— Akun Threads @tlaurenziaa, korban pencurian

Dari unggahan itu terlihat korban merasa tidak tahu kepada siapa laporan harus ditujukan dan siapa yang bisa dikejar, sebab ia hanya berbekal kaca yang pecah. Unggahan tersebut dilihat Surya.co.id pada Kamis (8/10/2026), dan di dalamnya korban juga mengingatkan pengguna kendaraan lain agar berhati-hati.

Keterangan pegawai ruko dan petugas parkir

Seorang pegawai ruko di sekitar tempat korban parkir, berinisial NA, mengatakan baru tahu soal kejadian itu pada malam hari. Informasi yang ia terima dari sekuriti menyebut pencurian terjadi pada sore hari. Ia ditemui awak media di lokasi.

“Jam 8 malam itu baru tahu aku. Saya tanya ke sekuriti katanya kejadiannya sore. Nah untuk jam kejadiannya gak tahu”

— NA, pegawai ruko di dekat lokasi kejadian

Ringkasan berita Surya.co.id juga menyebut petugas parkir mengatakan penjagaan dilakukan dengan berkeliling area. Pernyataan itu hanya muncul di ringkasan, tanpa identitas petugas maupun rincian lebih lanjut di isi artikel sumber. Keterangan tersebut berbeda dengan pengakuan korban bahwa tidak ada sekuriti yang berjaga khusus.

Sumber tidak memuat informasi tentang pelaku, nilai kerugian, maupun apakah korban sudah membuat laporan resmi ke polisi.